03
Mar
09

Sinar baru lawang sewu

Gedung lawang sewu

Gedung lawang sewu

PT Kereta Api (KA) Daerah Operasi (Daops) IV Semarang rencananya memanfaatkan Gedung Lawang Sewu untuk tempat perkantoran dan pemesanan tiket.

“Saat ini masih dalam tahap pembenahan seperti menata aliran listrik dan telepon serta pengecatan. Kami perkirakan Maret sudah selesai,” kata Kepala Humas PT KA Daops IV Semarang Warsono, di kantornya Jalan Thamrin Semarang, Senin (2/3).

Warsono mengatakan, pemanfaatan Gedung Lawang Sewu tersebut di antaranya karena Stasiun Poncol dan Stasiun Tawang sering tergenang banjir. “Saat ini Stasiun Poncol sedang diperbaiki dan ditargetkan bulan ini selesai, sehingga April 2009 perbaikan bisa dilakukan di Stasiun Tawang,” katanya.

Warsono menjelaskan, pembenahan Gedung Lawang Sewu tetap mempertahankan identitasnya sebagai gedung bersejarah dan ikon Kota Semarang. “Kalau diperlukan perbaikan kusen karena yang lama sudah rusak, maka kusennya harus menyesuaikan dengan aslinya,” katanya.

Bahkan untuk menambah daya tarik masyarakat, secara bertahap PT KA Daop IV Semarang telah memboyong loko kereta uap tipe C 2301 buatan Jerman Tahun 1908 dari museum KA Ambarawa untuk dipajang di halaman Gedung Lawang Sewu. Warsono berharap dengan loko tersebut bisa menambah daya tarik masyarakat sekaligus sebagai identitas bahwa bangunan tua peninggalan Belanda tersebut merupakan gedung PT KA.

Ditanya apakah pembenahan Gedung Lawang Sewu melibatkan pihak Pemerintah Kota Semarang, Warsono menjelaskan bahwa seluruh pembenahan dilakukan sendiri pihak PT KA.

Jika dengan pembenahan dan pemanfaatan Gedung Lawang Sewu menambah daya tarik masyarakat untuk berwisata, Warsono melihatnya sebagai hal positif. “Ya silakan saja. Kalau bangunannya lebih bersih dan menarik, tentu masyarakat akan lebih suka. Kebersihannya tentu akan lebih terjaga jika gedung tersebut difungsikan,” katanya.

Warsono menambahkan, pemesanan dan pembelian tiket nantinya tidak hanya dilayani di Gedung Lawang Sewu tetapi juga tetap dapat dilakukan di Stasiun Poncol dan Stasiun Tawang.

Sumber: mediaindonesia.com

Revipung:
Senangnya bangunan dan ciri khas kota Semarang dirawat dan dipergunakan lagi, moga-moga cepet selesainya dan tidak membuat macet jalan pemuda ya😀


5 Responses to “Sinar baru lawang sewu”


  1. 1 Herry
    11 March 2009 at 22:19

    sip, kalo mo bli tiket jadi lebih deket.

  2. 1 April 2009 at 12:36

    lawang sewu itu yg katanya banyak hantu itu ya? BAGUS.
    Mau lihat, berani mana manusia ama hantu-nya.😀

    • 3 ipunkecil
      2 September 2009 at 08:33

      He he he… begitulah mba, sudah menjadi perumahan dunia lain karena lama tidak urusin, kalo dibilang berani kayaknya 2-2 nya sama” berani dech😀
      trims udah comment disini

  3. 14 April 2009 at 15:25

    Beli tiketnya aman, tapi begitu ke stasiun-nya banjir. Hihihi…

    • 5 ipunkecil
      2 September 2009 at 08:38

      Betul betul mas, tawang kalo banjir banyak benda menyerupai paus. Contohnya mobil, becak, motor mungkin gerbong kereta juga ada😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: